Warga Keturunan Jangan Takut Diintimidasi, Ketua Depati Nan Bertujuh Tegaskan All Out Dukung Fikar-Yos

SUARA SUNGAI PENUH – Ketua Depati nan Bertujuh Ngabi Teh Santia Bawo, Aspar Nasir, Dpt kembali menegaskan kepada masyarakat keturunan yang mendiami wilayah adat Pondok Tinggi, Sungai Penuh jangan takut diintimidasi.

“Saya sampai sekarang ini masih menjadi ketua Depati nan Bertujuh Ngabi Teh Santio Bawo. Untuk pilihan pilwako 2020 ini warga keturunan yang mendiami wilayah adat 6 luhah Sungai Penuh dan Pondok Tinggi jangan takut diintimidasi,” tegas Aspar Nasir yang juga anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Kota Gudeg JOGJA Diguyur Hujan Es

“Jangan ragu, saya dan depati ninik mamak 6 luhah akan melindungi warga keturunan. Dan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, kita akan membawa ke ranah hukum,” ujarnya saat menyampaikan pidato politik kepada masyarakat Desa Gedang yang disaksikan langsung oleh cawako dan cawawako, Fikar Azami – Yos Adrino saat blusukan di Desa Gedang.

Tokoh adat 6 Luhah Sungai Penuh dalam sambutannya menegaskan, segenap tokoh adat dan ninik mamak 6 luhah Sungai Penuh mendukung penuh Fikar Azami – Yos Adrino di Pilwako Sungai Penuh.

Baca Juga :  Fikar : Tetaplah Kita Jadi Diri Kita Sendiri, Tetap Santun dan Saling Menghargai Sesama

“Kami disini lengkap hadir, baik itu ninik mamak 6 luhah dan tokoh adat Sungai Penuh. Kami tokoh adat dan ninik mamak 6 luhah Sungai Penuh akan berada didepan apabila ada intimidasi dari pihak tertentu,” ujarnya.

Dengan adanya statmen resmi ketua Depati nan Bertujuh di Desa Gedang, membuat warga pendukung Fikar Azami – Yos Adrino semakin bersemangat.

“Kami tetap milih nomor 2. Alhamdulillah, dukungan dan support yang besar dari tokoh adat membuat kami semakin bulat untuk mendukung Fikar – Yos,” ujar warga keturunan yang berdomisili di Desa Gedang.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Dampingi Kunker Gubernur Jambi di Kerinci

“Bersama dengan Fikar – Yos ada kenyamanan bagi kami disegala bidang, baik itu berusaha dan dari adat istiadat,” tegasnya.

“Kami sangat merasakan sekali, sejak pak AJB ayah dari pak Fikar yang walikota sekarang, memberikan ruang bagi kami dalam melestariskan tradisi budaya dari kampung kami,” tegas warga Minang Desa Gedang. (Adv/*)