Oknum Caleg Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

1030

SUARA BUNGO – Salah seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) di kabupaten Bungo bernama Jeser Simorangkir dilaporkan ke pihak Kepolisin Resort (Polres) Bungo atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan sangkaan Pasal 378 dan 372 KUHP.

Pelapor adalah Poniran yang memberikan kuasanya kepada Adv Megawati, SH. Dalam keterangannya kepada media ini, terduga melakukan penipuan dan penggelapan Sertifikat Hak Milik tanah No. 124 atas nama Poniran.

Diceritakannya, awalnya terlapor yang juga merupakan pensiunan pejabat kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bungo membeli sebidang Tanah Milik Pelapor/Korban seluas 10.000 M (Satu Hektar) Pada Hari Rabu tanggal 6 Setember Tahun 2000 yang terletak Di RT. 04 Kampung Pal. 7/8 Desa Sungai Mengkuang berdasarkan AKTA JUAL BELI No.551/MB/2000 pada Kantor Notaris Zubir Aziz di Muara Bungo.

Kemudian Terlapor/Pelaku meminta Sertifikat Hak Milik No.124 Pelapor/korban yang Luasnya 32.000 M (3.2 Hektar) untuk dipecah sesuai dengan Akta Jual Beli. Akan tetapi, sertifikat yang dibuat oleh terlapor ternyata tidak sah karena tidak sesuai dengan Fakta jual beli yang sah dan tanpa sepengetahuan Pelapor/Korban. Pasalnya sisa tanah setelah pemecahan Sertifikat tersebut masih seluas 22.000 M.

“Sampai pada saat ini meskipun sudah ada putusan dari Mahkamah Agung No.1972K/pdt/2008 yang telah berkekuatan Hukum Tetap (Incrach) yang dimenangkan oleh Pelapor/Korban, akan tetapi belum ada juga itikad baik dari Terlapor/Pelaku untuk mengembalikan Sertifikat Hak Milik No.124 Pelapor/Korban ini,” tutur Adv Megawati SH.

Selain itu lanjutnya, sisa luas tanah seluas 22.000 M milik Pelapor/Korban tersebut juga telah berdiri bangunan rumah milik warga sebanyak sekitar 40 kepala keluarga. Warga yang telah membeli tanah ini juga mengeluh lantaran mereka tidak bisa mengajukan pembuatan sertifikat tanah di kantor BPN Bungo karena tidak memiliki sertifikat induk No. 124.

“Atas kejadian ini, pelapor dan juga korban serta warga sebanyak lebih kurang 40 Kepala Keluarga, yang saya dampingi dan rekan sebagai Kuasa Hukum membuat Laporan Polisi di Polres Bungo Glguna untuk proses hukum lebih lanjut,” tutup Megawati.(Diah)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini