SUARA BUNGO – Kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah gudang yang diduga sebagai tempat penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di kawasan Kampung Tegan, Dusun Senamat Ulu, Kecamatan Bathin III Ulu, Senin siang (17/8/2026), menyita banyak perhatian masyarakat.
Insiden terbakarnya gudang BBM di Senamat Ulu juga membuat banyak masyarakat meminta kepada pihak penegak hukum untuk mengusut dan membasmi gudang – gudang BBM yang dikhawatirkan akan dapat membahayakan nyawa manusia.
Kepada awak media, salah satu tokoh masyarakat Bathin III Ulu mengatakan, bahwa kebakaran gudang itu membuat masyarakat sekitar panik.
Narasumber juga menyebutkan, bahwa jika masalah ini dibiarkan saja dan tidak ada sanksi bagi pemilik gudang, maka kedepan ditakutkan akan semakin banyak gudang-gudang BBM ditengah pemukiman warga.
“Yang terbakar tadi itu gudang minyak solar milik Anizar warga kampung Tegan. Warga kewalahan memadamkan api tadi,” ujar sumber terpercaya yang tidak mau ditulis namanya.
Narasumber juga berharap agar polisi segera turun tangan untuk mengusut tuntas terkait kebakaran gudang BBM ilegal jenis solar tersebut.
“Polisi harus segera bertindak. Jangan sampai hilang barang buktinya, karena saya sering nengok mobil truck PS bongkar minyak digudang milik Anizar itu,” jelasnya.
Jika kebarakan ini dianggap sebagai musibah, lanjut narasumber, maka aktifitas ilegal yang dilakukan oleh para pemain-pemain minyak seperti pemilik gudang yang baru terbakar seperti mendapat dukungan walaupun selalu mengancam nyawa manusia.
“Untung kebakaran dari gudang minyak tidak menyebar ke rumah-rumah warga, jika menyebar dan memakan korban, siapa yang bertanggungjawab dan apakah itu dianggap sebagai musibah biasa,” tuturnya
“Kami mohon pak polisi untuk mengusut sampai tuntas masalah kebakaran ini dan bisa menangkap pemain-pemain minyak ilegal di Senamat Ulu,” tutupnya. (Oni)









