Kampanye Tak Pakai Masker, Bawaslu Cuma Minta Masyarakat Bully Hamas

SUARA BUNGO – Kandidat petahana H. Mashuri (Hamas) menghadiri acara pernikahan di Limbur Lubuk Mengkuang, Sabtu (3/10/2020) malam.

Sayangnya, dalam kampanye ini sang kandidat malah tertangkap kamera tidak mengindahkan protokol kesehatan dengan mengabaikan menggunakan masker.

Menanggapi hal ini, Abdul Hamid selaku ketua Bawaslu saat dikonfirmasi melalui menjelaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan sikap paslon yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Hamid malah berkilah dan meminta masyarakat untuk membully tanpa ada tindakan yang sesuai dengan UU.

Baca Juga :  Terkait Status Haji Said Ali di Pedukun, Ini Kata Kabid PMD Bungo..!!!

“Kita minta masyarakat saja yang memberikan sanksinya, silahkan masyarakat untuk membully-nya,” ujar Hamid seperti dikutip dari Lacakjambi.com.

Hamid selaku Ketua Panwaslu yang dikenal sering menghentikan sosialisasi paslon lain.

“Kito minta masyarakat memberikan sanksi sosial,” tegas Hamid.

Saat ditanya apa tindakan dari pihak bawaslu, katanya ia masih menunggu Form A dari panwascam.

Baca Juga :  Merangin Terluas Dapat Program Replanting Sawit dan Menjadi Kabupaten Tempat Studi Banding Provinsi Lain

“Setelah hasil dari form A kecamatan, tantu kami akan melangkah sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Terpisah, Ketua KPUD Bungo Muhammad Bisri dengan tegas melempar menuturkan bahwa Kewenangan ado di Bawaslu. Lanjut Bisri, hal itu sesuai PKPU 13 tahun 2020.

“Kita sudah sampaikan aturan tentang kampanye di tengah pandemi Covid-19 kepado semua pihak terutama paslon dan tim. Kita minta semua peserta pilkada 2020 agar mentaati aturan dan juga mengutamakan kesehatan serta keselamatan semua pihak terutama masyarakat agar tidak terpapar Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga :  Menantu HBA, Mezi Arsento Resmi Daftar di PDI-P Bungo Untuk Pilbup 2020

Saat ditanya apakah boleh kumpul-kumpul lebih dari 50 dan tidak menggunakan masker menyalahi aturan tidak, sang nahkoda KPU Bungo malah enggan menjawab.(TMC SZ-Erick)