STIA SS Muara Bungo Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

269
Foto bersama Ustadz Zulkifli, Ketua Da’i Muda Provinsi Jambi

SUARA BUNGO – Bertempat di Mushola Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Setih Setio Muara Bungo ratusan mahasiswa dan para dosen sangat antusian mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (7/12).

 

Pada kesempatan itu ketua panitia Putri mengatakan, Ia berterimakasih banyak kepada semua panitia yang telah bersusah payah membantu demi suksesnya kegiatan peringati maulid Nabi Muhammad SAW ini.

“Saya selaku ketua panitia dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIA Setih Setio Muara bungo mengucapkan terimakasih banyak kepada semua panitia dan para dosen yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik, semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari peringatan maulid nabi ini.”ungkap Putri.

Selanjutnya ketua BEM STIA setih setio muara bungo Deky saat sambutan mengungkapkan rasa terharunya kepada semua anggota BEM, mahasiswa dan para dosen yang telah bersedia mengikuti Kegiatan peringatan maulid nabi kita yakni muhammad SAW ini dengan tenang.

“Terima kasih banyak kepada semua anggota BEM, para dosen dan mahasiswa STIA lainnya yang telah berkesempatan hadir dikegiatan peringatan Maulid Nabi besar kita Muhammad SAW ini.”ungkap Deky.

Tempat yang sama Ketua STIA Setih Setio Muara Bungo H.Burhanuddin.SH.,M.Hum yang diwakilkan oleh Wakil ketua satu H.M Nasir.MM saat sambutan mengatakan, dengan diadakan kegiatan keagamaan ini semoga mahasiswa STIA bisa mengambil semua hikmahnya.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, saya berharap semua yang mengikuti kegiatan ini bisa mencerna dan mengambil hikmah positifnya nanti.”beber H.M Nasir.

Ustadz Zulkifli yang juga sebagai ketua Da’i muda Provinsi Jambi ini saat mengisi tausiahnya memaparkan, Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja, peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Yang perlu kita tekuni dan kita amalkan itu adalah mencontohkan prilakunya dan kebaikannya, semoga kita semua mengikuti jejak nabi kita Muhammad SAW.”pungkas Ustadz Zulkifli.

Tampak hadir diperingatan Maulid Nabi, Ketua STIA Setih setio muara bungo H.Burhanuddin.SH.,M.Hum, Wakil ketua I HM Nasir, Wakil ketua II Hasdani, wakil ketua III Tarjo, Para Dosen, pengurus BEM STIA dan mahasiswa STIA lainnya.(oni)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini