Pilih Bungkam, Ini Jawaban Kalapas IIB Bangko

SUARA BANGKO – Kabar oknum sipir Lapas kelas IIB Bangko, berinisial HA, yang dituding terlibat hubungan ‘asmara terlarang’, cukup membuat ramai sederet pemberitaan media online yang ‘bercokol’ di Provinsi Jambi.

Sayangnya sejauh ini, sipir ‘nakal’ ber-inisial HA masih lebih memilih bungkam, dibanding untuk mengklarifikasi secara langsung, terkait tudingan ‘tak senonoh’ terhadap dirinya. Tak heran, perlahan namun pasti, kabar tak mengenakkan ini pun sampai ke telinga orang nomor satu di Lapas Bangko.

Menanggapi tudingan ‘tak sehat’ ini Kalapas Bangko Suroto pun coba menipis tudingan yang cukup menyudutkan bawahannya itu.

Menurutnya, dari hasil kroscek yang dilakukan pihaknya terhadap oknum sipir inisial HA tersebut, jika oknum sipir inisial HA sama sekali tidak menapik, jika dirinya saat itu memang sempat mengantarkan wanita berinisial HE, ke salah satu penginapan yang ada di depan Kodim Bangko. Namun sipir inisial HA lanjut Suroto, mengaku hanya sebatas mengantarkan saja, hingga ke depan pintu penginapan tempat wanita inisial HE akan menginap.

“Dari pengakuan sipir inisial HA, dirinya hanya mengatarkan wanita inisial HE ke penginapan itu saja, lantaran sipir inisial HA, kasian melihat wanita inisial HE tengah yang terlihat menunggu tumpangan di depan Lapas, usai wanita tersebut membesuk suaminya beberapa waktu lalu.

“Jadi sama sekali tidak ada hubungan asmara antara sipir inisial HA dengan wanita inisial HE, yang tak lain istri dari salah satu napi yang ada tengah menjalani sisa masa hukuman dipenjara atas kasus yang menjeratnya saat ini,” Ucap Kalapas Suroto coba mengklarifikasi tudingan.

Seperti kabar sebelumnya, salah satu oknum Sipir yang bertugas di Lapas kelas IIB Bangko, berinisial HA, diduga terlibat ‘asmara terlarang’.

Hebatnya, asmara terlarang yang dilakukan oknum Sipir berinisial Ha tersebut, diduga kuat terjadi antara dirinya dengan wanita berinisial HE, yang diduga istri dari salah satu Narapidana setempat yang masih menjalani sisa masa hukuman dalam kasus pencurian sapi.

Kendati sejauh ini, oknum Sipir berinisial HA tersebut masih belum berhasil dikonfirmasi terkait asmara terlaranganya tersebut, namun salah satu sumber suarabutesarko.com yang minta namanya diinisialkan YY mengaku, jika asrama terlarang tersebut sudah cukup lama terjadi, lantaran HE yang tak lain istri salah satu Napi setempat kerap membesuk suaminya di Lapas tersebut.

Intensnya pertemuan keduanya, membuat HA dan HE semakin dekat hingga ditenggarai keduanya terlibat asmara.

Tak heran disetiap kujungannya ke Lapas Bangko, oknum Sipir berinisial HA pun tak jarang menawarkan berbagai jasa terhadap wanita berinisial HE, tak terkecuali jasa jemput dan antar pulang saat sang wanita inisial HE membesuk suaminya. Maklum sang wanita berinisial HE saat ini berdomisili di Bengkulu.

“Wanita inisial HE, yang diduga isteri dari Napi Lapas Bangko ini kebetulan tinggal di Bengkulu. Jadi satu bulan sekali Ia (wanita inisial HE,red) membesuk suaminya di Lapas Bangko. Nah, lepas dari aktivitas tersebut, barulah keduanya diduga menjalin asmara terlarang diluar lapas.

“Saya punya rekaman video jika oknum Sipir berinisial HA, sempat mengatar HE menuju salah satu penginapan yang ada di depan Kodim Bangko. Apa tujuannya mengantar wanita berinisial HE menuju hotel tersebut, tanya sendirilah kita semua sudah dewasa, Ya, istilahnya ganggu ‘istri orang’ yang masih menjalani sisa masa tahanan,” Jelas YY sumber suarabutesarko.com kembali bertutur. (SBS)

Komentar