Melalui Jumat Curhat, Kapolres Bungo Akan Maksimalkan Kamtibmas Selama Ramadhan

SUARA BUNGO – Polres Bungo kembali melakukan kegiatan rutin Jumat Curhat bersama Kapolres Bungo dengan masyarakat. Kali ini, jumat curhat dilaksanakan dengan masyarakat Kelurahan Sungai Pinang dan Dusun Talang Pantai, Kecamatan Bungo Dani, Jumat (10/3/2023).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah curhatan dan laporan dari masyarakat disampaikan oleh masyarakat langsung ke Kapolres Bungo AKBP. Wahyu Bram.

Lurah Sungai Pinang, Apriandi menyampaikan, bahwa daerah yang dipimpinnya merupakan wilayah langganan banjir setiap musim hujan yang tinggi.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Serahkan Bantuan Kebakaran di Desa Telago Biru Siulak

Selain itu, dia menyampaikan setiap bulan puasa ada pasar tumpah tradisional yang dibuat warga. Hal itu menyebabkan terjadinya kemacetan setiap tahun. Dia meminta polisi untuk turun mengatur arus lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi ke dinas terkait untuk mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga :  TNI-Polri Dirikan Dapur Umum Untuk Korban Terdampak Banjir di Bungo

Terkait Kamtibmas, Kapolres Bungo akan melakukan patroli di setiap lokasi yang dinilai rawan terjadinya kejahatan dan gangguan lalu lintas.

“Nanti kami akan turunkan petugas untuk mengurai kemacetan di tempat-tempat yang macet selama Ramadhan,” ujar Kapolres Bungo.

Kapolres juga meminta setiap orang tua untuk menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang. Terlebih saat bulan puasa yang rentan terjadinya balapan liar yang dilakukan hampir oleh setiap dusun.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Dampingi Kepala BPS RI Meresmikan Kantor BPS Kerinci dan Sungai Penuh

“Kami minta para Rio (Kades) saling berkoordinasi untuk menjaga anak-anak muda di Dusun masing-masing dan segera memberikan laporan kepada kami jika ada balap liar,” tuturnya.

Hal tersebut dikatakan Kapolres karena adanya historis terjadinya perang antar kampung akibat adanya balapan liar. (JKM)

Komentar