Madrasah di Sungai Lilin Gratiskan Biaya Belajar

1474

SUARA BUNGO – untuk mengantisifasi meningkatnya kenakalan remaja di dusun sungai lilin kecamatan tanah sepenggal lintas, pemerintah dusun tersebut berusaha menanamkan nilai nilai keagamaan kepada generasi penerus dengan menghumbau kepada masyarkat dusun setempat untuk menyekolakan anak-anak mereka ke sekokah yang bernuansa agama, salah satunya yaitu madrasah tarbiyatul islamiyah di sungai lilin itu sendiri.

Untuk menimbulkan semangat masyarakat agar menyekolahkan anak-anak mereka ke madrasah tarbiyatul islamiyah, pemerintah dusun sungai lilin menelorkan aturan yakni menggratiskan biaya kegiatan belajar mengaja (KBM) di madrasah tersebut.

Lantas bagaimana honor ataupun operasional tenaga pengajar di madrasah itu jika para orang tua murid tidak di bebankan biaya belajar?
Kepada wartawan suarabutesarko.com, rio sungai lilin, azhari menuturkan bahwa biaya operasional baik itu honorium para guru di bebankan kedalam anggaran pendapatan belanja dusun (APBDus) sungai lilin.

“Dimulai dari periode sebelumnya, pemerintah dusun sudah menganggaekan sedikit anggaran untuk operasional kegiatan di madrasah, salah satunya yakni honor para guru,”tuturnya.

Ketika ditanyakan lebih jauh beberapa orang guru di madrasah tersebut, lantas berapa besaran honor masing-masing guru itu? Azhari menjawab guru yang ada sebanyak 4 orang, sedangkan besarnya satu orang mendapatkan Rp 200 ribu.

“Jika kedepan jumlah murid semakin banyak, bisa saja honor itu meningkat. Namun kita berharap dengan program ini kita bisa menumbuh kembngkan nilai-nilai agama kepada generasi penerus agar kelak mereka tidak terjerumus misalnya tidak menggunakan narkoba ataupun lain sebagainya,”pukasnya.(ind)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini