KURIKULUM BERBASIS SEBUAH NILAI DALAM REVOLUSI INDUSTRI KE 4.0

486

SUARA ARTIKEL – Kopertis Wilayah X di tanggal 28 maret sampai dengan 3 April 2018 mengadakan Workshop di Hotel Pangeran Beach yang Bertema;
“Pengembangan Kurikulum bagi Perguruan Tinggi Swasta Di Lingkungan Kopertis Wilayah X Provinsi Sumatera Barat dan Jambi”.

Revolusi Industri dibidang dunia IT sangat berkembang dengan cepat kalau kita tidak mengikutinya, maka kita akan ketinggalan dari Negara lain dan hal ini dapat dilihat dari makin tertinggalnya bangsa kita dalam bidang teknologi yang sekarang ini semakin berkembang dan bangsa kita belum bisa mengikutinya bahkan diperkirakan sudah ketinggalan selama kurang lebih dua puluh tahun dibidang teknologi dan banyak hal yang membuat bangsa kita ketinggalan dibidang IT ini, hal ini membuat kita harus mengalami percepatan dalam bidang teknologi terutama dalam Sumber Daya Manusia terutama peserta didik yang menjadi penerus pembangunan dan mengantikan tongkat esatafet kepemimpinan.

Perlunya Kurikulum yang berbasis karakter yang diberikan pada setiap mata kuliah yang diajarkan di perguruan tinggi terutama pemberian mata kuliah tentang entrepreuner yang didalamnya memberikan nilai karakter dan penempatan problem solving dalam setiap permasalahan dan mengatasi sebuah fenomena yang terjadi, dan perkembangan teknologi di revolusi ke 4.0 ini telah mengubah dalam banyak hal kehidupan manusia, sebagai contoh saja dibidang transportasi dengan semakin mudahnya mengakses transportasi dalam bentuk Go-jek atau transportasi online yang sangat mempengaruhi semua sendi dalam kehidupan kita.

Ada sedikit jika kita kembali kepada beberapa teori yang menyatakan tentang perubahan “Change or Die” yang dituliskan oleh Rhenald kasali menyatakan bahwa kita tidak bisa menghalangi perubahan itu karena kita harus bisa mengikuti perkembangan perubahan itu karena kalau kita tidak mengikutinya, maka kita akan tertinggal sangat jauh dan kita harus mengejar ketertinggalan itu, banyak sekali hal yang sudah berubah di revolusi industry ke 4.0 yang mengubah sendi kehidupan kita dibidang perbankan yang selama ini dilayani oleh orang dan sekarang sudah diganti dengan peran robot yang mengantikan peran manusia dan masih banyak lagi hal yang menyebabkan perubahan dalam bidang industri baik produk maupun jasa, dan untuk menjadi pengusaha saja kita tidak perlu mempunyai perusahan atau modal yang besar dan cukup dengan aplikasi penjualan yang harus kita punyai sebagai contoh Buka lapak. com, Toko pedia dan bisnis dibidang e-Comerce yang semakin marak saat ini menjadi persaingan yang membuat semakin maraknya bisnis-bisnis online yang membuat dunia entrepreuner semakin marak .

Makin maraknya perkembangan didunia IT, ini membuat dunia pendidikan terutama dalam bidang pendidikan tinggi yang menjadi tertantang dalam menghadapi kondisi saat ini dengan memuat kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi di abad 21 dan semakin maraknya perkembangan dunia IT yang tidak bisa terbendung lagi, para dosen seharusnya dapat membuat RPS dan Silabus yang disesuaikan dengan kondisi saat ini, dan hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para dosen yang berhome base di diluar daerah yang sangat kurangnya akses informasi yang membuat PTS yang ada di daerah menjadi tertinggal dalam bidang IT dan ketertinggalan ini harus cepat dikejar kalau tidak kita sebagai dosen yang ada didaerah akan jauh tertinggal dan perubahan akan membuat kita akan tertinggal bila tidak ikut mengikuti perubahan tersebut.

Dosen yang mempunyai tugas transfer of knowledge saat ini menjadi sangat bomerang bila mahasiswa yang didik malah lebih tahu dibanding dosen yang mendidiknya dan hal ini membuat perkembangan teknologi membuat dosen menjadi tertinggal bila tidak mengikuti perubahan dan bukan tidak mungkin bila dosen tidak berubah dalam hal inovasi mengajar dalam penggunaan Teknologi yang berkembang pesat saat ini, maka dosen itu bisa saja dinggap tertinggal bila tidak mengikuti perubahan tersebut. Dan sebagai dosen yang bertugas mentransfer knowledge hendaknya kita mengikuti perubahan terus dan mau belajar dalam pekembangan teknologi yang semakin pesat supaya dosen tidak tertinggal bila tidak mengikuti perubahan tersebut.

Penulis : Dr. Hamirul
Dosen STIA Setih Setio Muara Bungo

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini