Keputusan Bijak Eksistensi Lembaga AR Learning Center

SUARA YOGYAKARTA – Tujuan inti Visi Misi yang diharapkan bersama menjadi pusat pembelajaran yang sukses kaderisasi dan bermanfaat untuk masyarakat.

Pada 7 September 2022 telah berlangsung dan sukses menggelar rapat Akbar Yayasan, setelah sebelumnya dilakukan rapat pengurus, rapat dewan pembina dan diakhiri rapat bersama Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) dihadiri dewan pembina, dewan pengawas dan pengurus baik AR Learning Center dan YPPN melalui Zoom Meeting (daring), demikian siaran pers Mas Andre Hariyanto, Sabtu (10/09/2022).

“Apapun yang telah berlalu sebagai pelajaran dan semangat motivasi kembali dan untuk sekarang, fokus dan tentu harus menerapkan prinsip SILK (selektif, integritas, loyalitas, komitmen),” terang DR. R. Iman Suwono, Marconist, AMG, SKM, S.Sos, S.Psi, MPH, M.Si.CTT, CTU, C.NLP, CH, CHt, C.Ftax, CT-ALC selaku Pengawas Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) dan Master Trainer of AR Learning Center yang kini dinobatkan dalam rapat bersama untuk melanjutkan kepemimpinan YPPN.

Baca Juga :  Aset Jadi Sorotan Kosupgah KPK, ini Tanggapan Bupati Cek Endra

Senada dengan hal itu, Pembina YPPN dan AR Learning Center DR. Dadang Suhardi SE MM menegaskan, “Untuk sekarang harus yang kuat berikutnya pengkaderannya dan tentu loyal,” ujar Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan Jawa Barat.

Dalam keputusan rapat menyimpulkan perkara – perkara yang beredar dan berujung dengan klarifikasi sesuai fakta dan kebenaran dengan segala pertimbangan.

“Alhamdulillah, demi menjaga nama baik Yayasan, Lembaga dan jaringan terkait lainnya, kita semua telah sepakat untuk mere-struktural kepengurusan dan memberhentikan salah satu tim, semoga ini pilihan tepat serta yang terbaik” ujar Mas Andre Hariyanto selaku Ketua Pembina YPPN dan Pendiri AR Learning Center.

Baca Juga :  Bermain Seri Lawan Old Star Bram Itam, Pelatih Old Star Tanjab Barat Merasa Puas

Keputusan ini harus diambil karena tidak mencerminkan karakter dan figur pemimpin sebagai bagian dari Lembaga dan Yayasan dianggap tidak memiliki sense of belonging, melanggar etika, kurangnya akhlaq dan adab serta minimnya pengalaman.

“ZS dan IHL kami re-struktur dalam kepengurusan karena tidak bisa menjaga nama baik, tidak mengikuti SOP Aturan dan tidak menjalankan amanah yang telah tetapkan dan dipercayakan. Jangan percaya dengan statemen yang cenderung memprovokasi dan bertindak ekstrim yg mengganggu stabilitas dan program-program kegiatan yang telah ditetapkan dengan membentuk kelompok sendiri diluar kepengurusan yg sah,” ucap Mas Andre Hariyanto yang juga Ketua Bidang Pendidikan dan Profesi Persatuan Wartawan Republik Indonesia juga Anggota Sindikat Wartawan Indonesia sebagaimana salah satu tim melaporkan dan membuktikannya.

Baca Juga :  Bupati Adirozal : Hasil 84 Rapid Test Pegawai Pemkab Kerinci Non Reaktif dan Rapid Test Hari Ini Belum Ada Hasil

Dalam rapat Akbar ini diakhiri dengan harapan, tetap komunikasi menjalin hubungan silaturahmi yang baik dan tidak ada dendam, saling mendoakan untuk kebaikan bersama.

“Semoga kejadian ini menjadi evaluasi dan introspeksi sebagai bahan pelajaran kita semua dan tidak ada rasa saling membalas, saling menyakiti karena bagaimanapun juga pernah menjadi tim dalam wadah perjuangan ini dan diharapkan tetap tertanam kekeluargaan,” tutup Coach Yuan Badrianto Best Trainer Of AR Learning Center dan senada Ketua Pengawas YPPN Anis Fatiha, S.Ag., M.Pd.

Pada hari Jum’at 09 September 2022 juga telah melangsungkan TTD dari Pembina menghadap ke Notaris untuk melakukan perubahan data baik kepengurusan dan kedudukan alamat sebagaimana keputusan rapat bersama. (AH)

Komentar