Diduga Aktifitas Tambang PT. BBP Diluar IUP dan Buang Limbah ke Sungai Batang Bungo

Eka Riani: Tahun Ini Kami Belum Melakukan Pengawasan Pak

SUARA BUNGO – Tambang Batubara PT. Bumi Bara Perkasa (BBP) yang berada di Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo diduga menambang diluar area Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang ada.

Lokasi pembuangan limbah batubara ke sungai Batang Bungo, ist

Berdasarkan pantauan dilapangan, aktivitas tambang batubara di Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo semakin luas dan juga diduga tidak memperdulikan dampah limbah.

Adanya aktivitas berskala besar ini diduga melakukan penambangan diluar areal yang telah ditentukan oleh Dinas instansi terkait, Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Baca Juga :  Diduga Diskominfo Bungo Permainkan Dana Publikasi, Kontrak Kerjasama Baru Dibuat Diujung Tahun

Bahkan dari pengakuan pekerja, aktivitas pertambangan itu turut terlibat tiga Rio (kepala desa) yang membentuk sebuah koperasi.

“Ada tiga Rio (kepala desa) yang tergabung disini bang,” kata pekerja.

Sementara itu ketika dikonfirmasi, Eka Riani, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, DLH Bungo menyampaikan belum mengetahui permasalahan yang terjadi dilapangan.

“Kami tahun ini belum melakukan pengawasan pak,” katanya.

Baca Juga :  MTQ Tingkat Kecamatan Jelutung Yang Ke-3,"Melalui MTQ Kita Mewujudkan Generasi Qur'an Menuju Jambi BAHAGIA 2025-2030

Dia beralasan tertundanya pengawasan itu lantaran mewabahnya pandemi covid-19 di Kabupaten Bungo.

Meski demikian, untuk mendapatkan konfirmasi lebih lengkap, dia meminta didampingi sekretaris selaku pimpinan.

Saat disampaikan Kabid mempunyai kewenangan, dia membenarkan hal tersebut.

“Iya, tapi takutnya nanti salah ngomong. Lagian dana tidak ada,” katanya.

Terpisah, Kabid Pertambangan Umum Provinsi Jambi, Novaizal saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, kalau IUP PT BBP masih berlaku.

Baca Juga :  Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Mashuri Bersama Forkopimda dan OPD Goro Bersama

“IUP nya masih berlaku,” ucapnya.

Ditanya terkait isu yang beredar di Bungo, katanya PT. BBP nambang diluar IUP yang ada ? dan Perusahaan PT. BBP juga diduga telah membuang limbahnya ke sungai Batang Bungo, ia mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

“belum dapat info sy,… nanti dicek,” timpalnya.

Trus, saat dikirim foto lokasi tambang PT. BBP yang menggunakan titik kordinat.

“pake GPS, biar akurat,” pungkasnya. (SBS)