Belum Sempat Digunakan Pedagang, Bangunan Pasar Rantau Ikil Sudah Banyak Yang Rusak

SUARA BUNGO – Kabupaten Bungo mendapatkan bantuan bangunan pasar modern di tahun 2017 lalu. Bantuan bangunan pasar salah satunya dibangun di Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan, Bungo, Jambi. Namun bangunan dengan anggaran milyaran rupiah tersebut hingga sekarang belum juga digunakan, dan bahkan sebagian sudah ada yang rusak dibeberapa tempat.

Sudah Bolong

Bangunan pasar rakyat Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan yang dibangun pada bulan Agustus 2017 lalu. Tak tanggung-tanggung, anggaran pembangunan pasar rakyat tersebut menelan dana APBN sebesar Rp. 5.601.152.000,-. Yang dikerjakan oleh PT Caster Grup.

Atap bangunan pasar jujuhan sudah ada yang lepas

Meski sudah tahun lalu dibangun, hingga bulan Juni 2018 ini, belum ada serah terima bangunan tersebut ke pihak Pemkab Bungo. Saat ini kondisi bangunannya sudah banyak yang rusak.

Kerusakannya yaitu terdapat dibagian dek luar sudah ada yang bolong. Begitu juga dengan atapnya sudah ada juga yang lepas.

Muklis, selaku tokoh masyarakat Jujuhan saat dikonfirmasi awak media mengatakan, ia berharap kepada kontraktor supaya memperbaiki kerusakan pada bangunan pasar tersebut.

“Kami berharap kepada pemborongnya supaya bisa memperbaiki kerusakan dek dan juga atap pasar ini,” ungkap Muklis.

Ia juga mengatakan, kondisi semacam ini tentu belum bisa digunakan oleh pedagang. Dan selain itu, pasar tersebut juga belum diresmikan oleh Pemda Bungo.

“Hingga sekarang bangunan pasar modern ini juga belum diresmikan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Jujuhan, Syafri saat dikonfirmasi awak media, ia mengaku sudah memberitahukan kondisi pasar tersebut kepada pihak kontraktor. Ia juga menjelaskan, bahwasanya Bupati Bungo juga sudah meminta dirinya untuk memberitahukan kondisi pasar tersebut kepada pihak kontraktor.

“Pak Bupati juga sudah memerintahkan kami untuk memberitahu kepada pihak pemborong untuk memperbaiki bangunan pasar yang rusak itu. Untuk peresmian belum ada jadwalnya dari Pak Bupati, karena bangunan itu belum di serah terima kepada Pemkab,” pungkas Camat Jujuhan, Syafri. (Oni)